Foto: Suasana kondisi ribuan alat mesin jahit yang ditutup kain dan tidakk terpakai di kawasan pabrik garmen, Kabupaten, Bogor, Kamis, (13/6/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Ristadi mengungkapkan, penurunan order hingga sama sekali tak ada order membuat pabrik-pabrik tekstil tersebut tutup. Hingga menyebabkan puluhan ribu pekerja menjadi korban PHK.
Berikut Deretan Pabrik Tekstil yang Tutup Sejak Awal 2024:
1. PT Sampangan Duta Panca Sakti Tekstil (Dupantex), Jawa Tengah: PHK 700-an orang
2. PT Alenatex, Jawa Barat: PHK 700-an orang
3. PT Kusumahadi Santosa, Jawa Tengah: PHK 500-an orang
4. PT Kusumaputra Santosa, Jawa Tengah: PHK 400-an orang
5. PT Pamor Spinning Mills, Jawa Tengah: PHK 700-an orang
6. PT Sai Apparel, Jawa Tengah: PHK 8.000-an orang
7. PT Sinar Panca Jaya di Jawa Tengah: PHK 340 orang (terbaru di Agustus 2024)
Foto: Sejumlah pekerja menyelesaikan kaos pesanan di konveksi Sinergi Adv kawasan Serengseng Sawah, Jakarta, Kamis, (4/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Sejumlah pekerja menyelesaikan kaos pesanan di konveksi Sinergi Adv kawasan Serengseng Sawah, Jakarta, Kamis, (4/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
PHK Massal karena Efisiensi
1. PT Sinar Pantja Djaja, Jawa Tengah: sekitar 2.000 karyawan
2. PT Bitratex, Jawa Tengah: sekitar 400 karyawan
3. PT Djohartex, Jawa Tengah: sekitar 300 karyawan
4. PT Pulomas, Jawa Barat: sekitar 100 karyawan
Data tersebut hanya mencakup pabrik tempat pekerja anggota KSPN bekerja. Tidak termasuk pabrik-pabrik tempat karyawan bukan anggota KSPN. Menurut Ristadi, PT Kusumaputra Santosa, PT Kusumahadi Snatosa, dan PT Pamor Spinning Mills adalah perusahaan yang tergabung di bawah bendera Kusuma Group. Grup usaha ini, kata dia, memproduksi benang, hingga produk hilir berupa kain (printing).
“Potensi PKH di sektor TPT masih terus berjalan. Penyebabnya semua hampir sama, order turun sampai nggak ada order sama sekali. Karena itu, pemerintah harus segera turun tangan,” ujar Ristadi dikutip Sabtu (28/9/2024).
Sementara itu, baru-baru ini Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang memutuskan pailit PT Pandanarum Kenangan Textil (Panamtex). Panamtex adalah perusahaan tekstile di Pekalongan yang berdiri sejak tahun 1994 dengan produksi utama Sarung Tenun BINSALEH, Sarung GOYOR dan Surban.
Namun hingga kini, pabrik Panamtex masih beroperasi meskipun terbatas. Sementara itu, nasib 510 pekerja Panamtex terancam karena status pailit perusahaan. Perusahaan sudah mengajukan kasasi untuk tetap beroperasi.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan jumlah investor pasar modal telah melampaui 6 juta, tepatnya 6.001.573 single investor identification (SID) per Rabu (25/9/2024). Jumlah investor di pasar saham telah naik 744 ribu sepanjang tahun 2024 ini. Hingga Agustus 2024, investor lokal masih mendominasi kepemilikan saham di BEI dengan persentase 51,5% berbanding 48,5% porsi kepemilikan investor asing.
Kepemilikan investor individu juga masih dominan dengan persentase 53,3% dengan rincian 38,3% kepemilikan investor institusi dalam negeri dan 15% investor individu berbanding 46,6% kepemilikan investor institusi. Namun ternyata dari survei yang dilakukan CNBC Indonesia masih banyak investor yang kebingungan dalam membaca laporan keuangan.
Untuk itu, CNBC Indonesia menggelar Kelas Cuan yang membahas Belajar Baca Laporan Keuangan dari Nol Biar Gak Salah Pilih Saham. Tasya Natalia selaku Equity Analyst CNBC Indonesia menyebutkan baca laporan keuangan sangat penting agar tidak salah pilih saham.
Tasya juga menjelaskan dari awal misalnya kapan perusahaan merilis jadwal laporan keuangan.
“Setiap perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) wajib melaporkan laporan keuangan paling lambat 30 hari setelah periode berakhir,” rinci Tasya dalam Kelas Cuan 4.0 secara daring, Jumat (27/9/2024).
Tasya merinci kuartal I atau Q1 atau periode Januari hingga Maret, maka perusahaan wajib merilis laporan keuangan paling telat 30 April. Kuartal II (Q2) atau periode April-Juni, maka perusahaan wajib merilis laporan keuangan paling terlambat 31 Juli.
Adapun Kuartal III (Q3) periode Juli-September maka perusahaan wajib merilis laporan keuangan paling terlambat 31 Oktober dan kuartal IV (Q4) Oktober-Desember maka perusahaan wajib merilis laporan keuangan paling terlambat 31 Maret.
“Membaca laporan keuangan memang agak rumit, misalnya yang ikut kelas ini hanya 31% masih bingung dengan istilah rumit, meski begitu laporang keuangan tetap harus dibedah,” tegas Tasya.
Tasya menyebut, setidaknya ada tiga hal yang menyebabkan laporan keuangan harus dibedah, pertama demi mengetahui kesehatan keuangan, mengetahui faktor yang dapat berpengaruh ke fundamental perusahaan, dan terakhir untuk mengantisipasi laporan keuangan yang dimanipulasi.
“Laporan keuangan itu hanya satu faktor dan kulitnya saja, oleh karena itu masih banyak hal yang terus dipelajari dan mendalami investasi di saham,” pungkas Tasya.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobilnya hanya puluhan unit selama 9 bulan 2024 ini. Dari sisi penjualan ritel atau dari diler ke konsumen akhir hanya 73 unit. Penjualan pada bulan lalu hanya 8 unit, sedangkan pada Juli lebih sedikit lagi yakni 4 unit.
Sementara itu penjualan pabrikan ke diler atau wholesales lebih kecil hanya 61 unit atau rata-rata penjualan per bulan kurang dari 7 unit. Bahkan pada bulan Juli lalu penjualannya hanya 2 unit dan menjadi angka terkecil di tahun 2024 ini.
Sebelumnya pada bulan Juni juga hanya wholesale hanya 4 unit dan Mei di 5 unit. Namun pada Agustus sedikit naik menjadi 9 unit.
Satu-satunya penyumbang penjualan dari mobil ini hanya Tiguan Allspace 1.4 TSI AT. Padahal Volkswagen di Indonesia menjual 3 unit mobil, namun dua lainnya yakni VW T-Cross 1.0 TSI serta VW Polo 1.2 GT TSI tidak mencatatkan penjualan sepanjang 4 bulan terakhir 2024 ini.
Ketika tren penjualan di Indonesia tengah menurun, Direksi Volkswagen di Jerman tengah membahas pemotongan biaya yang drastis diperlukan untuk menjaga agar produsen mobil tersebut tetap kompetitif.
Di sisi lain, Kepala Dewan Pekerja Daniela Cavallo telah menjanjikan “perlawanan keras” terhadap rencana tersebut.
“Pekerjaan saya bukanlah memahami teknologi hingga detail terakhir, tetapi mengadvokasi kepentingan masyarakat,” kata Cavallo kepada surat kabar Die Zeit dikutip Sabtu (28/9/2024)
Sebelumnya, rencana penutupan pabrik ini disebut-sebut akan melibatkan sejumlah pusat produksi di Jerman. Penutupan ini juga merupakan sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam 87 tahun sejarah VW.
Foto: Pemimpin Hizbullah Sheik Hassan Nasrallah berbicara kepada khalayak selama hari suci Asyura, di pinggiran selatan Beirut, Lebanon. (AP/Hassan Ammar/File Foto)
“Saya mengucapkan selamat kepada lembaga pertahanan, IDF dan IAF (Angkatan Udara Israel) atas pemberantasan pembunuh massal Hassan Nasrallah. Semua musuh kita harus tahu bahwa mereka yang menyerang Israel akan dihukum mati. Ini adalah pencapaian yang signifikan bagi pencegahan dan keamanan Israel,” tulis Lapid dalam pernyataannya di X dikutip dari CNN International, Sabtu (28/9/2024).
Sementara itu, kabar serupa juga diberitakan Al Jazeera. Dalam kutipan di media sosial miliknya, tentara Israel mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa serangan udara besar-besaran di Beirut kemarin malam, telah membunuh Hassan Nasrallah, pemimpin lama Hizbullah.
“Belum ada komentar dari Hizbullah saat ini,” tulis Al Jazeera.
Situasi saat terkini masih terus memanas. Israel terus melancarkan serangan hingga meluas ke wilayah Beirut, Ibu Kota Lebanon.
Pada Senin, Israel mulai melancarkan serangan udara di perbatasan Lebanon. Hal ini menyusul insiden di mana pager dan walkie-talkie yang digunakan oleh Hizbullah meledak, menewaskan 39 orang, serta serangan roket selama berbulan-bulan oleh kelompok milisi Lebanon itu terhadap permukiman Israel sejak Oktober tahun lalu.
Kelompok militan Hizbullah Lebanon yang didukung Iran mengatakan pasukannya menembakkan roket ke kota Tiberias, Israel, pada hari Jumat.
Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah mengatakan bahwa mereka menanggapi serangan “biadab” Israel terhadap kota-kota dan warga sipil Lebanon. Militer Israel mengatakan bahwa pesawat tanpa awak dan proyektil telah melintasi wilayahnya dari Lebanon.
Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero), Koentjoro, menyatakan bahwa Ruas Tol Bayung Lencir-Tempino akan beroperasi secara fungsional pada Oktober nanti.
“Pengoperasian tol ini dapat mengurangi waktu tempuh dari 1,5 jam menjadi 15 menit,” katanya dalam Ekspedisi Tembus Jalan Tol Trans Sumatera Palembang-Jambi di Jambi dikutip Sabtu (28/9/2024).
Koentjoro menjelaskan bahwa Tol Betung-Tempino-Jambi sangat dinantikan masyarakat. Pembangunan Palembang-Betung ditargetkan selesai pada 2026, yang akan menghubungkan Palembang ke Jambi. Waktu tempuh Palembang-Jambi akan berkurang dari 7 jam menjadi 2-3 jam.
Foto: Sebuah truk melintasi Gerbang Tol Muaro Sebapo, di Kabupaten Muaro, Jambi pada Sabtu, (21/9/2024).(CNBC Indonesia/Tias Budiarto) Sebuah truk melintasi Gerbang Tol Muaro Sebapo, di Kabupaten Muaro, Jambi pada Sabtu, (21/9/2024).(CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Site Engineering Manager KSO Hutama Karya, Ariel Winfried menuturkan Ruas Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 sedang menjalani uji laik fungsi. Uji ini adalah pemeriksaan dan pengujian yang dilakukan sebelum tol beroperasi.
Pembangunan Ruas Tol Bayung Lencir-Tempino terdiri dari tiga Seksi: Seksi 1 (7,6 km + 1 interchange), Seksi 2 (11 km), dan Seksi 3 (15,4 km). Ariel menyebut pengerjaan Seksi 3 selesai dalam 473 hari, lebih cepat dari target 599 hari.
Ruas Bayung Lencir-Tempino adalah bagian dari Tol Betung-Tempino-Jambi yang membentang dari Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, hingga Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.
Seperti diketahui, Tol Betung-Tempino-Jambi terbentang sepanjang 170 km, terbagi menjadi 4 seksi: Betung-Tungkal Jaya (62 km), Tungkal Jaya-Bayung Lencir (56 km), Bayung Lencir-Tempino (33 km), dan Tempino-Simpang Ness (19 km).
Foto: Pesisir pantai dan laut Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu terkena Limbah PEK (dok. Sudin Lingkungan Hidup P-1000 via instagram @sudin_lh_p1000)
Sayangnya pendirian resor ini tidak diikuti oleh izin, salah satunya Perizinan Pemanfaatan Kawasan Perairan dan Ruang Laut (PPKPRL).
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono mengungkapkan sudah melakukan penyegelan pada resort di wilayah Pulau Seribu yang dikuasai oleh WNA tersebut.
“Pulau Seribu saat ini ada beberapa yang kami lakukan penyegelan juga, ada yang kami tindak juga disitu ada yang berizinin dan ada yang nggak berizin. Kita selalu sosialisasi terus-menerus bahkan tindakan di lapangan terhadap pulau-pulau kecil atau resort yang nggak ada izin PPKPRL kami pastikan ada tindakan di lapangan,” katanya dikutip Sabtu (28/9/2024).
Di tahun ini KKP sudah melakukan dua penindakan hukum kepada dua pihak yang melakukan pelanggaran. KKP membocorkan bahwa akan ada 2-3 tindakan hukum lagi ke depannya bagi pulau-pulau yang ada di Kepulauan Seribu. Sayangnya, tidak disebutkan secara rinci pulau apa saja yang sudah ditindak adapun total jumlah Pulau Seribu mencapai 110 pulau.
“Untuk pulau di Jakarta yang pasti ada beberapa pulau di Jakarta yang membangun resor tidak berizin sudah kami kenakan penyegelan. Yang belum masih didalami, ada beberapa yang masih penyelidikan di lapangan,” ujar Ipung.
Selain Jakarta, terjadi pelanggaran juga di wilayah lain, yakni dua resor di Pulau Maratua Kabupaten Berau, Kalimantan Timur karena ada indikasi perusahaan memanfaatkan pulau-pulau kecil tanpa memiliki dokumen perizinan.
Dua resor diduga tidak memiliki tiga dokumen perizinan, yaitu persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut (PKKPRL), izin kegiatan wisata tirta lainnya tanpa perizinan berusaha, dan perizinan Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil.
Bahkan salah satu resor di Pulau Bakungan menyambungkan satu pulau dengan pulau lainnya menggunakan jembatan yang dikelola oleh investor asal Jerman dan dikelola oleh WNA asal Swiss. Sedangkan PT MID yang ada di Pulau Maratua dikelola oleh PMA asal Malaysia.
“Setelah kita lakukan pengecekan kondisi saat pengawasan kegiatan pemanfaatan ruang laut kedua resort tersebut, terindikasi adanya dugaan pelanggaran pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang diduga tidak memiliki izin. Kami imbau pengelola untuk segera menyelesaikan administrasi. Apabila belum terselesaikan maka tetap akan kami segel,” ujarnya.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) yang merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pengelola 4 ruas segmen operasi dan memiliki kepesertaan saham 9 Anak Perusahaan Jalan Tol di Wilayah Trans Jawa mengumumkan komposisi baru pemegang saham berdasarkan aksi korporasi Equity Financing yang dilaksanakan oleh induk Perusahaan PT JTT yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Jasa Marga telah menandatangani dokumen Sales Purchase Agreement (SPA) dengan PT Metro Pacific Tollways Indonesia Services (MPTIS), Warrington Investment Pte Ltd (Warrington) dan PT Margautama Nusantara (MUN) pada Jumat (27/9/2024).
Selain dilakukan penandatanganan SPA oleh Jasa Marga, PT JTT juga telah menyelesaikan transaksi Right Issue dengan penandatanganan Akta Notariil Pernyataan Keputusan Rapat (PKR) oleh Direktur Utama PT JTT Rudi Kurniadi terkait peningkatan modal Perseroan.
Atas aksi korporasi Equity Financing tersebut, terdapat pemegang saham baru di PT JTT dengan komposisi kepemilikan saham yaitu MPTIS sebesar 20,3%, Warrington sebesar 10,5%, dan MUN sebesar 4,2%,. Ketiganya terafiliasi entitas grup Salim dimana Metro Pacific Tollways merupakan pemegang 95,52% saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).
sedangkan Jasa Marga masih mempertahankan komposisi kepemilikan saham mayoritas sebesar 65% sekaligus pemegang kendali penuh terhadap pengelolaan dan pengoperasian jalan tol Trans Jawa.
Direktur Utama PT JTT Rudi Kurniadi menyampaikan harapan untuk PT JTT di masa mendatang setelah adanya perubahan komposisi pemegang saham.
Foto: Ilustrasi Tol Trans Jawa. (Dok. Jasa Marga) Ilustrasi Tol Trans Jawa. (Dok. Jasa Marga)
“Dengan bergabungnya mitra strategis dalam organ Perseroan, diharapkan dapat meningkatkan nilai Perseroan, mewujudkan pertumbuhan dan inovasi bisnis jalan tol yang berkelanjutan serta memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek Perseroan di masa depan,” ungkap Rudi dalam keterangannya.
Rudi menambahkan strategi pendanaan melalui Right Issue yang dilakukan oleh PT JTT juga diharapkan dapat memperkuat struktur modal sehingga optimalisasi kapasitas dan kondisi keuangan dapat tercapai.
PT JTT merupakan pengelola Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 676 Km menghubungkan Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sehingga mempermudah interaksi antar daerah. Jalan tol ini membuka peluang bagi pengembangan daerah sekitar jalan tol serta mempermudah akses ke daerah wisata, industri, perumahan dan pusat perbelanjaan. Jalan tol Trans Jawa tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di Indonesia.
PT JTT mengelola 4 ruas segmen operasi dan memiliki kepesertaan saham 9 Anak Perusahaan Jalan Tol di Wilayah Trans Jawa yakni Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Layang Mohamed Bin Zayed, Jalan Tol Palimanan-Kanci, Jalan Tol Batang-Semarang, Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C, Jalan Tol Semarang-Solo, Jalan Tol Solo-Ngawi, Jalan Tol Ngawi-Kertosono, Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, Jalan Tol Surabaya-Gempol, Jalan Gempol-Pandaan, Jalan Tol Pandaan-Malang, dan Jalan Tol Gempol-Pasuruan.
Adapun PT MUN adalah perusahaan yang merupakan entitas asosiasi dari Nusantara Infrastructure, dengan kepemilikan sebesar 43,39% dari total seluruh saham yang telah dikeluarkan secara sah oleh MUN.
Sementara itu, MPTIS adalah perusahaan pengendali dari MUN, baik langsung maupun tidak langsung, dengan kepemilikan efektif pada Perseroan sebesar 61,13% dari total seluruh saham yang telah dikeluarkan secara sah oleh MUN.
Warrington Investment Pte adalah entitas terafiliasi dengan Government of Singapore Investment Corporation Ventures (GIC), dengan kepemilikan efektif sebesar 33% dari total seluruh saham yang telah dikeluarkan secara sah oleh MUN.
Pada Minggu (29/9/2024), mulai pukul 2 siang hingga 3 sore, pelanggan yang menggunakan Kartu Kredit Bank Mega berkesempatan mendapatkan minyak goreng ukuran 2 liter hanya dengan Rp 1 di keempat gerai tersebut.
Program #BikinJadiPertama Rp.1 MPC Points ini merupakan sebuah bentuk apresiasi Transmart dan Bank Mega kepada pelanggan setia dan pengguna Kartu Kredit Bank Mega.
Human Resources & Corporate Communications Director PT Trans Retail Indonesia Satria Hamid menyampaikan penawaran eksklusif ini sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan yang setia menggunakan Kartu Kredit Bank Mega saat berbelanja di Transmart.
“Kami ingin memberikan pengalaman belanja yang lebih menyenangkan dan menguntungkan bagi pelanggan Transmart dengan penawaran eksklusif yang berlaku hanya di Transmart Cempaka Putih, Kota Kasablanka, Central Park dan Emporium Pluit,” ujar Satria dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/9/2024).
Lebih lanjut, Satria menjelaskan untuk mengikuti program ini sangat mudah, pelanggan setia Transmart pengguna Kartu Kredit Bank Mega cukup datang menunjukkan kartu kreditnya dan sudah terdaftar di aplikasi M-Smile kepada staff yang standby untuk validasi.
Satu pelanggan berlaku satu kali transaksi dan tidak berlaku Mega Corporate Card, Mega Groserindo Card, Mega Wholesale Card, Bank Riau Card, Bank Sulteng Card dan TSM Ultima Card.
Selain ketentuan tersebut, pelanggan yang ingin melakukan redeem minyak goreng ini juga wajib memfollow akun instagram Bank Mega di @bankmegaid dan Transmart di @transmart_ind.
Foto: Proyek Tol Trans Sumatera siap ngegas lagi tahun ini. (Dok: Hutama Karya)
PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan kinerja keuangan positif, didorong dengan pertumbuhan aset yang progresif. Pada tahun 2019, aset Hutama Karya tercatat sebesar Rp93,51 triliun dan pada akhir tahun 2023 menjadi Rp169,73 triliun, meningkat hingga Rp76,22 triliun atau setara 81,51%. Ini menjadikan Hutama Karya sebagai satu-satunya BUMN dengan aset jumbo pada Klaster Infrastruktur.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyebutkan bahwa Menteri BUMN, Erick Thohir bersama dengan Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko, Nawal Nely merilis laporan keuangan gabungan 65 BUMN pada Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR pada Maret lalu. Dalam paparan tersebut, peningkatan aset yang konsisten ini berhasil mengantarkan Hutama Karya ke posisi ke-10 dengan aset terbesar di seluruh BUMN.
“Aset Hutama Karya tumbuh progresif selama lima tahun terakhir yakni Rp93,51 triliun pada 2019, Rp114,11 triliun pada 2020, Rp132,92 triliun pada 2021, Rp156,32 triliun pada 2022, dan mencapai Rp169,74 triliun pada 2023,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/9/2024).
Peningkatan aset ini sejalan dengan peningkatan kinerja keuangan lainnya di tahun 2023 (YoY), seperti laba bersih yang melonjak signifikan hingga 521% mencapai Rp1,87 triliun. Total ekuitas juga mencatat kenaikan sebesar 35,96%, menjadi Rp116,63 triliun. Pendapatan perusahaan meningkat sebesar 11,81% menjadi Rp26,93 triliun, sementara kontrak baru mengalami pertumbuhan impresif sebesar 55,51%, mencapai Rp30,88 triliun. Di sisi lain, total liabilitas perusahaan berhasil dikurangi sebesar 24,70%, turun dari Rp70,54 triliun pada 2022 menjadi Rp53,12 triliun pada 2023, yang sebagian besar didukung oleh langkah strategis asset recycling.
Foto: Pengerjaan 2 ruas Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat) bagian Tol Trans Sumatera 100 persen rampung. (Dok: PT Hutama Marga Waskita) Pengerjaan 2 ruas Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat) bagian Tol Trans Sumatera 100 persen rampung. (Dok: PT Hutama Marga Waskita)
Lebih lanjut Adjib juga menjelaskan di Semester I Tahun 2024, aset Hutama Karya masih terus bertumbuh menjadi Rp188,78 triliun (unaudited) atau meningkat sebesar Rp42,19 triliun dengan persentase pertumbuhan sekitar 28,78% dari periode yang sama di tahun 2023 (Y-o-Y).
Pertumbuhan aset ini dipengaruhi oleh berbagai faktor strategis, termasuk keterlibatan proyek-proyek dari Pemerintah, seperti pada proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, penerimaan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk penugasan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), penambahan Hak Konsesi Jalan Tol JTTS, dan transaksi asset recycling Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar dan Medan Binjai.
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang ±1.235 km, termasuk dengan jalan tol dukungan konstruksi. Untuk ruas tol Konstruksi 390 km dan 845 km ruas tol Operasi. Per tahun 2024, sejumlah ruas JTTS yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) meliputi Jalan Tol Indrapura – Kisaran Seksi I Indrapura – Lima Puluh (15,6 km); Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 1 Tebing Tinggi – Indrapura (28 km); Jalan Tol Bangkinang – Pangkalan Seksi Bangkinang – XIII Koto Kampar (24,7 km); Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2 Seulimeum-Jantho (6 km) Seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 km), Seksi 5 (Blang Bintang-Kuto Baro (8 km), Seksi 6 Kuto Baro-Baitussalam (5 km); dan Jalan Tol Ruas Binjai – Langsa Seksi 2 Stabat – Tanjung Pura (26,2 km); dan Jalan Tol Ruas Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 3 – 4 Tebing Tinggi – Serbelawan – Sinaksak (45,6 km).
Dengan beroperasinya ruas JTTS, Hutama Karya mencatat pertumbuhan trafik yang signifikan. Pada tahun ini, tercatat rata-rata 239.905 kendaraan perhari melewati Jalan Tol Hutama Karya, dan pada Semester I 2024, terdapat peningkatan trafik sebesar 14,8% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023. Data ini mencakup seluruh jalan tol yang dikelola oleh Hutama Karya, baik yang terletak di Jalan Tol Trans Sumatra maupun di JORR-S dan Akses Tanjung Priok.
Kehadiran jalan bebas hambatan di Pulau Andalas tidak hanya menjadi faktor utama dalam peningkatan aset Hutama Karya, namun berdampak positif bagi peningkatan konektivitas yang berkontribusi pada efisiensi ekonomi serta penurunan biaya logistik terhadap PDB yang terkait dengan daya saing produk domestik.
“Keberhasilan Hutama Karya dalam mencatatkan pertumbuhan aset yang luar biasa ini tidak terlepas dari dukungan kebijakan Pemerintah melalui Kementerian BUMN dan sinergi yang kuat dengan stakeholder lainnya. Sebagai bagian dari komitmen kami untuk menjaga dan mengelola aset Hutama Karya, kami menerapkan prinsip Good-Corporate-Governance (GCG), memastikan transparansi, akuntabilitas, dan integritas,” ujar Adjib Al Hakim.
Ternyata, kebiasaan berbelanja secara impulsif demi menenangkan diri akibat perasaan pesimis terkait ekonomi dan masa depan ini disebut “doom spending”. Jika tak terkontrol, kebiasaan “doom spending” ini bisa membuat Generasi Z dan Milenal lebih cepat miskin daripada generasi lainnya.
Melansir dari CNBC Make It, dosen senior keuangan di King’s Business School dan mantan bankir, Ylva Baeckstrom mengungkapkan bahwa “doom spending” adalah hal yang tidak sehat dan fatal. Baecktrom menyebut, hal ini akibat paparan berita buruk melalui media sosial.
“Hal ini membuat mereka merasa seperti akan kiamat,” kata Baekstrom, dikutip Rabu (25/9/2024).
“Para anak muda ini kemudian menerjemah perasaan buruk tersebut menjadi kebiasaan belanja yang buruk,” sambungnya.
Gen Z dan Milenial: Generasi yang Paling Cepat Miskin
Menurut hasil Survei Keamanan Finansial International Your Money CNBC yang dilakukan oleh Survey Monkey, hanya sebanyak 36,5 persen orang dewasa di dunia yang merasa lebih baik secara finansial daripada orang tua mereka. Sementara itu 42,8 persen lainnya merasa bahwa mereka sebenarnya lebih buruk daripada orang tua mereka. Hasil ini diperoleh dari survei terhadap 4.342 orang dewasa di seluruh dunia.
“Generasi yang tumbuh sekarang adalah generasi pertama yang akan lebih miskin daripada orang tua mereka untuk waktu yang sangat lama,” tegas Baeckstrom.
“Ada perasaan bahwa Anda mungkin tidak akan pernah bisa mencapai apa yang dicapai orang tua Anda,” lanjutnya.
Akibatnya, pengeluaran untuk hal-hal tidak penting menciptakan ilusi kendali di dunia yang terasa seperti tidak terkendali.
“Namun yang sebenarnya terjadi adalah hal itu membuat Anda kehilangan kendali di masa depan. Sebab, jika Anda menyimpan uang dan menginvestasikannya, Anda mungkin benar-benar bisa membeli rumah,” ujar Baeckstrom.
Alasan Generasi Z dan Milenial Boros: Rasa Ingin Melarikan Diri
Pendiri startup asal Silicon Valley, Daivik Goel mengaku bahwa kebiasaan boros yang kerap dilakukannya, seperti membeli pakaian mewah, produk teknologi terbaru, hingga berfoya-foya berawal dari rasa tidak puas dengan pekerjaan dan tekanan dari teman sebayanya.
“Semua itu hanya perasaan ingin melarikan diri,” kata Goel yang berusia 25 tahun.
“Orang-orang menyadari bahwa menabung untuk membeli rumah akan memakan waktu yang sangat lama. Jadi, menghabiskan uang untuk barang lain akan menjadi pilihan,” sambungnya.
Goel mengaku, kebiasaan borosnya telah hilang setelah ia menemukan kebahagiaan dalam pekerjaannya. Menurut dia, bahagia dengan pekerjaan dapat mengubah pola pikirnya.