Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia, Begini Peta Kekuatan Australia

Aksi Martin Boyle dalam laga 16 besar Piala Asia 2023 Australia vs Timnas Indonesia, Minggu (28/1/2024). (c) AP Photo/Aijaz Rah
Aksi Martin Boyle dalam laga 16 besar Piala Asia 2023 Australia vs Timnas Indonesia, Minggu (28/1/2024). (c) AP Photo/Aijaz Rah

Australia bakal jadi salah satu lawan Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan tidak akan mudah. Australia berada di level yang lebih tinggi.

Berdasarkan jadwal, Timnas Indonesia yang tergabung dalam Grup C bersama Jepang, Bahrain, Australia, Arab Saudi, dan China akan memulai laga pada 5 September mendatang.

Kemenangan atas Green Falcons sangat penting guna menjaga asa ke duel berat berikutnya, termasuk melawan Australia.

Kontra Australia, Indonesia terlebih dulu menjadi tuan rumah di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada 10 Septemer atau lima hari setelah mudik dari Arab Saudi.

Australia jelas bukan lawan yang enteng, mengingat Socceroos punya catatan lebih mengilap dibandingkan Indonesia. Di ajang Piala Asia misalnya, Australia setidaknya pernah sekali juara pada 2015.

Di putaran final Piala Dunia pencapaian mereka juga sangat mengagumkan. Dari enam kali keikuitsertaan mereka, Australia dua kali mampu melaju sampai babak 16 besar. Itu tersaji di Piala Dunia 2006 dan 2018.

Sejauh mana kekuatan Australia, berikut ulasan tipis-tipis terkait siapa saja pemain yang kudu diwaspadai oleh Timnas Indonesia serta sosok juru taktik di balik kebangkitan Socceroos dalam beberapa tahun terakhir.

Pelatih: Graham Arnold

Berusia 60 tahun, Graham Arnold bukan orang sembarangan di ranah sepak bola Australia. Sebelum menjadi pelatih, di masa jayanya ia adalah seorang penyerang kenyang pengalaman.

Selain di kompetisi lokal, Graham Arnold juga pernah bermain di Liga Belanda, Liga Belgia, dan Liga Jepang.

Mantan pemain Timnas Australia ini kemudian meneruskan karier sebagai pelatih dan sejak 1989 banyak tim yang sudah ia tukangi.

Ia kemudian dipercaya menukangi Timnas Australia sejak 2018 dengan target bisa menorehkan prestasi di Piala Dunia 2022 Qatar.

Pemain Bintang: Jackson Irvine

Benar-benar istimewa pemain yang satu ini. Jika Australia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, maka Jackson Irvine sedikitnya sudah tiga kali beraksi di pentas terakbar empat tahunan besutan FIFA.

Dalam dua edisi sebelumnya, Jackson Irvine hadir di Piala Dunia 2018 dan 2022. Mengingat peran dan pentingnya dia bagi tim, pelatih Graham Arnold masih membutuhkan gelandang 31 tahun iti di lini tengah.

Pemain Bintang: Kusini Yengi

Empat gol yang berhasil ia borong di ronde kedua kualifikasi tak hanya menempatkan Timnas Australia menclok di puncak klasemen Grup I, tapi sekaligus mengirimkan sinyal menakutkan bagi lawan kalau dia merupakan striker haus gol.

Di Australia, Kusini Yengi masuk daftar elite tukang gedor yang sangat diandalkan pelatih Graham Arnold.

Masih terbilang muda, 25 tahun, si jangkung kepunyaan Portsmouth, Inggris ini punya kecepatan, gesit, serta tendangan keras terukur plus sundulan mematikan.

Pemain Bintang: Matthew Ryan

Tembok terakhir Timnas Australia ini adalah seorang legenda. Namanya harum dan semua kiper-kiper muda di Australia ingin seperti Spiderman berusia 32 tahun ini.

Latar belakangnya mentereng. Sebelum diculik AS Roma dari AZ, Belanda, jelang bergulirnya musim 2024/2025, Matthew Ryan sudah lebih dulu dikenal sebagai kiper sejumlah klub beken macam Club Brugge, Valencia, Brighton & Hove Albion, Arsenal, serta Real Sociedad.

Matthew Ryan juga merupakan veteran Piala Dunia 2018 dan di edisi 2022 ia sukses membawa negaranya lolos ke babak 16 besar.

Melihat Peta Kekuatan Jepang, Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Skuad Timnas Jepang (c) JFA Official
Skuad Timnas Jepang (c) JFA Official

Jepang akan jadi tantangan terbesar untuk Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Bagaimanapun, Jepang berada di level yang lebih tinggi, salah satu tim terkuat di Asia.

Selain Jepang dan Timnas Indonesia, Grup C turut diisi Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China. Anak asuh Shin Tae-yong akan melawan Jepang pada 14 November dengan status tuan rumah. Lalu 10 Juni 2025, gantian Jepang akan menjamu Indonesia.

Sementara untuk Piala Dunia, Jepang selalu lolos ke putaran final sejak edisi 1998. Artinya enam edisi berturut-turut, mereka selalu lolos.

Prestasi terbaik negara ini adalah babak 16 besar. Namun di Piala Dunia 2022, Jepang memantik perhatian karena mengalahkan Jerman 2-1 di fase grup.

Kareka kekalahan itu, Jerman bahkan tidak lolos ke fase knockout Piala Dunia 2022. Tentu satu grup di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia merupakan ujian berat untuk Timnas Indonesia.

Pelatih: Hajime Moriyasu

Dalam sejarahnya, Jepang hanya beberapa kali menggunakan pelatih impor. Kepercayaan Jepang terhadap juru taktik dalam negeri selalu besar.

Seperti kepada Hajime Moriyasu saat ini. Dia sudah menjadi pelatih Jepang sejak 2018. Kala itu ia menggantikan Akira Nishino.

Total di Bawah asuhan Moriyasu, Jepang sudah bermain 81 kali dengan rincian 56 kemenangan, sepuluh imbang, dan 15 kali kalah.

Persentase kemenangan Jepang di bawah kepelatihan Moriyasu ada di angka 69,14 persen, sangat tinggi tentunya.

Pemain Bintang: Takumi Minamino

Sulit untuk menunjuk satu pemain bintang di Timnas Jepang, tapi jika disuruh memilih, nama Takumi Minamino layak menyandang status ini.

Minamino 29 tahun, merupakan salah satu pemain Jepang yang saat ini bermain untuk klub Eropa. Sempat berlabuh untuk Liverpool sampai Southampton, kini membela tim Ligue 1 Prancis, Monaco

Jens Raven Kemungkinan Absen Timnas Indonesia U-19 Perjuangkan 2 Calon Pemain Naturalisasi Lawan Argentina dan Korea Selatan

Jens Raven sukses membobol gawang Timnas Thailand U-19 di final Piala AFF u-19 2024 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Jens Raven sukses membobol gawang Timnas Thailand U-19 di final Piala AFF u-19 2024 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Jens Raven tidak akan membela timnas U-19 Indonesia di Seoul Earth On Us Cup 2024. Untuk itu, Garuda Muda akan memperebutkan dua pemain naturalisasinya. Anggota U-19 Indonesia akan berpartisipasi dalam Terre de Seounment dan 2024 Kacamata Agustus untuk memulai September 2024, Argentina di Thailand.

Indonesia U-19, Indra Shjari, mengatakan Gusa Morda akan memanggil dua dari tiga anak untuk membuat bagian bawah Seoul di kaca US 2024. Sebelumnya, Manajer Timnas U-19 Indonesia, Ahmed Zaki Iskandar sudah memecat ketiga pemain tersebut. Ketiganya adalah Mauresmo Hinoke, Tim Geypens, dan Dion Markx

“Sudah diurus. Kalau tidak salah, ketiga pemain tersebut merupakan warisan. Indra Sjafri mengatakan kepada wartawan, “Kami akan menunggu apakah dia akan menyelesaikan ini.” “Tapi saya akan mencoba berbicara dengan klub karena kedua keturunan dapat bergabung dengan tim nasional U-19 Indonesia di Korea Selatan,” tambahnya.

Jadwal Timnas Indonesia U-19

Ekspresi Indra Sjafri di final Piala AFF U-19 2024 antara Thailand vs Indonesia di Stadion GBT, Senin (29/7/2024). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Ekspresi Indra Sjafri di final Piala AFF U-19 2024 antara Thailand vs Indonesia di Stadion GBT, Senin (29/7/2024). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Timnas Indonesia U-19 berhadapan dengan Argentina & Thailand U-19 di Seoul Mokdong Stadium. Terakhir, akan melawan Korea Selatan. “Pada 11 Agustus 2024, kami akan memanggil para pemain untuk persiapan tes di Korea Selatan melawan Argentina, Thailand dan tim dari Korea Selatan,” tambah Indra Sjafri.

Jelang Away ke Bahrain dan China, PSSI Carter Pesawat

Starting XI Timnas Indonesia saat lawan Filipina di SUGBK, Selasa (11/06/2024). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan
Starting XI Timnas Indonesia saat lawan Filipina di SUGBK, Selasa (11/06/2024). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

PSSI rencananya akan terbang untuk mendukung timnas Indonesia di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 kawasan Asia. Tim Garuda akan bertandang ke Bahrain dan China. Pertama, Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain di Bahrain National Stadium, Riffa, pada 10 Oktober 2024, dan China di Qingdao Youth Football Stadium, Qingdao, lima hari kemudian.

PSSI terkejut ketika China memilih bermain di kandang sendiri, di Qingdao Youth Football Stadium, tempat timnas Indonesia menempuh perjalanan panjang dan melelahkan dari Bahrain. Qingdao berjarak 6,5 jam dari ibu kota Tiongkok, Beijing, dan dibutuhkan sekitar satu setengah jam dengan pesawat untuk sampai ke sana.

Perbandingan Pesawat Komersial dan Sewaan

Jika menggunakan penerbangan komersil, Timnas Indonesia akan menempuh perjalanan dari Bahrain menuju Qingdao dalam waktu sekitar 30 jam dengan beberapa kali pemberhentian. “Dari Bahrain ke China kalau pakai pesawat komersil total 30 jam termasuk transit dan sebagainya. Pemain akan capek, padahal jeda waktunya hanya beberapa hari,” kata anggota panitia Arya eksekutif PSSI (Exco). Sinulingga berbincang dengan Valentino Simanjuntak di channel YouTube. Arya mengatakan, Presiden PSSI Erick Thohir meminta agar tersedia penerbangan untuk timnas Indonesia, Bahrain, dan China. Namun, dia terkejut melihat betapa banyak yang hilang darinya.

9 Digit Rupiah dan 6 Digit Dolar AS

Terpaksa kami mencari untuk mencarter pesawat. Saya lihat biayanya, sembilan digit untuk sekali jalan. “Kalau ada waktu kita transfer dari Jakarta ke Bahrain, maka pesawat menunggu di Bahrain lalu Qingdao dan Jakarta, dan itu bukan Rupiah,” jelasnya.

“Dolar AS sudah berada di angka enam. Ini babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Itu sebabnya pengeluaran kami untuk pertandingan melawan Bahrain berjumlah sembilan digit. Atau jika totalnya adalah dua permainan enam digit dalam dolar AS,

Arya tidak menjelaskan apa maksud dari sembilan digit Rupiah itu, tapi kemungkinan besar Rp 900 juta. Untuk dolar AS enam digit diperkirakan mencapai 600.000 dolar AS dengan Rp 9,7 miliar.

Keputusan Iwan Budianto Turun Gunung Dampingi Arema FC di Piala Presiden 2024

Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto memberikan pernyataan saat konferensi pers Piala Presiden 2022 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta pada Senin (06/06/2022). (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi
Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto memberikan pernyataan saat konferensi pers Piala Presiden 2022 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta pada Senin (06/06/2022). (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Banyaknya Iwan Budianto yang mengikuti perjalanan Arema FC menuju Piala Presiden 2024 disebut IB terus mengikuti tim, bahkan duduk bersama para pelatih. Arema FC tampil apik di Piala Presiden Singo Edan 2024 dan bisa lolos ke final dengan menyingkirkan tuan rumah Persis Solo di semifinal. Prestasi besar tersebut tentunya tidak lepas dari sosok IB. Sejak kembali menjabat CEO Arema FC, IB kerap terlihat mendampingi Singo Edan. Termasuk di BRI Liga 1 2023/2024.

Apa yang membuat bos turun tangan lagi? Pasalnya IB mencopot Arema pada 2019. Saat itu, ia fokus menjabat Wakil Presiden Umum PSSI. Rupanya ada satu hal yang mendorongnya kembali mendapat dukungan kuat dari Singo Edan.

“Yang paling penting,” kataku. Saya rindu Ruddy Widodo sebagai mantan manajer Arema FC. Setahun lalu, Arema seakan tak punya ibu. “Tahun ini, saya mencoba menghabiskan banyak waktu untuk itu,” katanya di podcast YouTube Tommy Desky.

IB Dampingi Arema FC di Bali dan Solo

Arema FC di Piala Presiden 2024 (c) Instagram/aremafcofficial
Arema FC di Piala Presiden 2024 (c) Instagram/aremafcofficial

Saat musim liga, Arema FC berada di Bali. Tim diawasi secara ketat oleh IB. Hal serupa juga dilakukan mantan Wakil Presiden PSSI itu saat Arema FC berada di Solo untuk laga semifinal dan final. Dulu, IB mempercayai Ruddy Widodo untuk bisa membina keluarga di grupnya. Namun mantan CEO Arema itu sudah sakit sejak 2022. Karena itulah Arema selalu berusaha mencari sosok yang bisa membuat tim menjadi satu.

“Setahun lalu Arema tidak punya orang tua. Dulu, ada Armenia yang memberikan inspirasi istimewa setiap harinya.”

Jadi sekarang kami ingin menciptakan ikatan tim yang baik. Sehingga jika ada kesempatan memainkan pertandingan lain di Stadion Kanjuruhan atau sekitar Kota Malang, tim tidak takut dengan suporter, kata Iwan Budianto.

IB Sebut Arema FC Punya Penyakit Traumatik

Iwan Budianto dan Widodo C Putro di laga BRI Liga 1 antara Persita Tangerang vs Arema FC, Rabu (13/3/3024). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan
Iwan Budianto dan Widodo C Putro di laga BRI Liga 1 antara Persita Tangerang vs Arema FC, Rabu (13/3/3024). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Selain mendukung kelompok, Iwan Budianto juga melakukan penelitian sendiri. Tentu saja dengan remote control. Dia sudah mengetahui masalah serikat pekerja sejak lama. Apalagi saat tragedi Kanjuruhan. Adegan ini mengalihkan perhatian pemain.

Sejak saat itu, IB menyadari bahwa Arema harus melatih seseorang yang juga bisa menjadi bapak para pemain. Setidaknya pelatihnya tahu psikologi. Hal ini sudah dilakukan sejak terakhir kali. Mereka mendatangkan pelatih asal Portugal, Fernando Valente, dengan gelar di bidang psikologi atau peningkatan pemikiran pemain.

Namun, saat itu ia gagal dalam hal performa tim. “Penyakit klub ini bukan hanya dari sisi teknis. Tapi bersifat ofensif dan tidak mudah untuk menang. Oleh karena itu, pelatih yang kami cari sudah terlatih secara mental dan matang, tegasnya.

Nova Arianto Kaget Mathew Baker Dipanggil Australia U-19

Aksi Mathew Baker bersama Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2024 (c) Radifa Arsa
Aksi Mathew Baker bersama Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2024 (c) Radifa Arsa

Pendukung Timnas Indonesia terkejut saat nama Mathew Baker dipanggil untuk timnas Australia U-17, karena sebelumnya dia bermain untuk timnas U-16 Indonesia. Meskipun bisa memilih membela Australia, harapan suporter Indonesia agar Baker tetap bersama Garuda Muda karena kontribusinya yang diandalkan.

Puji Komitmen Mathew Baker

Nova Arianto ketika memimpin Timnas Indonesia U-16 di Piala Asia U-16 2024 (c) Radifa Arsa
Nova Arianto ketika memimpin Timnas Indonesia U-16 di Piala Asia U-16 2024 (c) Radifa Arsa

Nova Arianto kaget saat Mathew Baker dipanggil ke timnas Australia, tapi mengakui wajar karena Baker playmaker yang berkualitas.

“Setelah itu, kami berbincang dengan keluarga Baker dan bersyukur Baker masih menepati janjinya bermain untuk timnas Indonesia,” tambah Nova.

Nova Arianto Fokus ke Timnas Indonesia U-17

Timnas Indonesia U-16 saat lawan Vietnam U-16 di perebutan posisi 3 Piala AFF U-16 2024, Rabu (03/7/2024). (c) Bola.net/Abdul Aziz

Rencana tersebut, pada 29 Agustus, itu membantu Shin-yong lagi untuk mempersiapkan kualifikasi tiga dunia dan itu akan meninggalkan Arab Saudi.

Ngomong-ngomong, Nova akan fokus pada pembatasan nasional nasional nasional U-17 di Asia U-17. Selain itu, Anda akan menghadapi lawan level tinggi di Kuwait dan berbeda dengan Laos, Brunei, atau Timor Leste.

Para pemain harus mendapatkan pengalaman yang baik selama Piala Asia U-17, tambah bek Persib Bandung itu.

Lionel Messi Cuma Mau Tukar Jersey Sama Satu Pemain Ini

Lionel Messi cuma mau bertukar jersey dengan Zinedine Zidane. (Foto: Screenshot)
Lionel Messi cuma mau bertukar jersey dengan Zinedine Zidane. (Foto: Screenshot)

Lionel Messi menjadi pemain yang paling banyak dicari pemain lain yang ingin berganti kaos. La Pulga mengungkapkan bahwa dialah satu-satunya pesepakbola yang dia ganti baju. Talksport belum mengungkap nama pemainnya. Tentu saja Messi adalah pemain terkenal, delapan Ballon d’Or yang diraihnya menjadi buktinya. Di Argentina dalam tiga tahun terakhir, Messi meraih kesuksesan besar dengan dua kali menjuarai Copa America, menjuarai Finalissima, dan menjuarai Piala Dunia.

Oleh karena itu, tak heran jika ada pemain yang menginginkan ‘kenang-kenangan’ usai memainkan game yang sama dengan yang ingin dimainkan Messi.

“Saya tidak mencari kaos, kalau ada pemain Argentina, saya akan ganti dengan pemain Argentina. Kalau tidak, saya tidak menginginkannya, saya tidak memintanya,” kata Messi kepada Talksport.

“Aku bertanya sekali. Saya meminta pada (Zinedine) Zidane,” kata dia menegaskan.

Messi sebenarnya pernah menghadapi Zidane saat Barcelona melawan Real Madrid. Momen ini terjadi pada Clasico 2005. Di Santiago Bernabeu pada 20 November 2005, Barcelona mengalahkan Real Madrid 3-0. Zidane bermain penuh, Messi datang.

Guardiola Menantang Jack Grealish

Jack Grealish (kiri) dan Pep Guardiola. Foto: AP/Dave Thompson
Jack Grealish (kiri) dan Pep Guardiola. Foto: AP/Dave Thompson

Jack Grealish berjuang untuk menjadi pemimpin Manchester City tahun lalu. Manajer Pep Guardiola menantangnya untuk bermain secara reguler!

Jack Grealish baru bermain 20 kali di Premier League musim 2023/2024. Itupun setengahnya (10 pertandingan) merupakan pemain pengganti dan hanya mencatatkan tiga gol dan satu assist.

Dibandingkan musim 2022/2023 sebelumnya, Jack Grealish baru tampil sebanyak 28 kali di Premier League. Rekornya juga bagus, lima gol dan tujuh assist.

Menurut Opta, Grealish mengalahkan Jeremy Doku tahun lalu. Belum lagi Julian Alvarez dan Phil Foden bisa dianggap sebagai penyerang sayap, plus
Matheus Nunes dapat direkrut dalam posisi ini.

Jack Grealish masih menginginkan pekerjaan sebagai manajer Pep Guardiola. Begitu pula dengan Guardiola yang menantang Grealish untuk tampil lebih baik agar mendapat menit bermain lebih banyak!

Manajer Jack Grealish masih menginginkan pekerjaannya. “Saya pikir dia akan tampil baik musim depan, mendorong batas kemampuannya dan bisa bermain secara reguler,” jelas Guardiola.

Itu semua tergantung padanya, tegasnya.Jack Grealish bergabung dengan Manchester City sejak musim panas 2021. Pemain berusia 28 tahun itu masih memiliki sisa kontrak hingga musim panas 2027.

Nada Hafez Atlet Anggar yang Hamil 7 Bulan Saat Tanding di Olimpiade Paris 2024

Atlet anggar asal Mesir, Nada Hafez, saat hamil tujuh bulan dan tampil di Olimpiade Paris 2024.(INSTAGRAM @nada_hafez)
Atlet anggar asal Mesir, Nada Hafez, saat hamil tujuh bulan dan tampil di Olimpiade Paris 2024.(INSTAGRAM @nada_hafez)

Nada Hafez, seorang atlet hamil ketika ia menghormati Olimpiade Paris 2024. Ini akan mengatasi penentang tinggi dan 16, meskipun mereka mati dalam delapan ratus. Dari Kairo, juara Olimpiade tiga kali itu mengalahkan pemain anggar Amerika Elizabeth Tartakovsky di setiap nomor pasir.

Pemain asal Korea Selatan, Hayoung Jeon mengakhiri pertarungannya pada ronde ke-16 pada Senin (29/7/2024). Hayung menang dengan skor 15-7. Menurut kantor berita AFP, Hafez mulai menendang ketika dia berusia 11 tahun di Mesir.

“Awalnya saya tertarik dengan renang dan senam, tapi kemudian tiba-tiba saya harus meninggalkan gym dan mengikuti olahraga anggar,” ujarnya dalam pernyataan yang diterbitkan Federasi Anggar Internasional.

“Aku merasa ingin mencobanya setelah melihat temanku dan begitu kucoba, aku menyukainya.”

Kim Jiyeon (kiri) dari Korea Selatan bertanding melawan Nada Hafez dari Mesir dalam pertandingan kualifikasi anggar tunggal putri pada Olimpiade Tokyo 2020 di Makuhari Messe Hall di Kota Chiba, Prefektur Chiba, Jepang, pada 26 Juli 2021.(AFP/MOHD RASFAN)
Kim Jiyeon (kiri) dari Korea Selatan bertanding melawan Nada Hafez dari Mesir dalam pertandingan kualifikasi anggar tunggal putri pada Olimpiade Tokyo 2020 di Makuhari Messe Hall di Kota Chiba, Prefektur Chiba, Jepang, pada 26 Juli 2021.(AFP/MOHD RASFAN)

Hafez berkompetisi di Olimpiade Rio 2016 dan Olimpiade Tokyo 2021 yang ditunda setahun karena pandemi Covid-19. Permainan ini melibatkan senjata tajam yang memerlukan kecepatan dan konsentrasi dari para pesertanya. Meski pada akhirnya kandas di Paris, Hafez mengaku bangga dengan pencapaiannya di babak 16 besar di Grand Palais.

“Perjalanan sulit saat hamil, berusaha menjaga keseimbangan antara kehidupan dan olahraga. Tiga Olimpiade dengan atlet lebih sedikit! Unggahan Instagram atlet berusia 26 tahun ini mendapat 27.000 likes dan banyak pujian.”.

Karyawan menyatakan kebanggaan atas kemampuan menyulap kehamilan dan mengejar passion. Ada diskusi tentang keadilan dalam bertanding 2 lawan 1 dan dampak kehamilan terhadap performa dalam sparring.

Conor Gallagher Lanjutkan Karir di Atletico Madrid?

Conor Gallagher dalam laga Chelsea vs Tottenham di Premier League 2023/2024, Jumat (3/5/2024) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth
Conor Gallagher dalam laga Chelsea vs Tottenham di Premier League 2023/2024, Jumat (3/5/2024) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Ada kabar baru seputar saga transfer Conor Gallagher. Sang gelandang dikabarkan akan pindah ke Atletico Madrid musim panas ini. Pada musim 2023/2024, Gallagher memegang peranan penting di tim Chelsea. Ia merupakan pilar Mauricio Pochettino di lini tengah The Blues. Namun, pada musim panas lalu Chelsea dikabarkan menjual sang striker. Pasalnya, ia disebut-sebut tak masuk dalam rencana Enzo Maresca musim depan.

Fabrizio Romano melaporkan bahwa Gallagher kemungkinan akan melanjutkan karir di Spanyol. Chelsea dan Atletico Madrid saat ini sedang berdiskusi terkait transfer sang gelandang.

Adakan Negosiasi

Selebrasi Conor Gallagher dalam laga Premier League antara Aston Villa vs Chelsea, Minggu (28/4/2024). (c) Premier League Official
Selebrasi Conor Gallagher dalam laga Premier League antara Aston Villa vs Chelsea, Minggu (28/4/2024). (c) Premier League Official

Menurut laporan Romano, sejak awal pekan lalu, manajer Atletico Madrid dan manajer Chelsea sudah melakukan pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua tim membahas transfer Gallagher. Atletico Madrid disebut-sebut sangat tertarik mendatangkan sang gelandang.

Mereka telah mengamati kiprahnya sejak Mei 2024 dan sangat penting untuk menyelesaikan transfernya musim panas ini.

Paket Tawaran

Conor Gallagher merayakan kemenangan Chelsea atas Leeds United di FA Cup 2023/2024, Kamis (29/2/2024) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth
Conor Gallagher merayakan kemenangan Chelsea atas Leeds United di FA Cup 2023/2024, Kamis (29/2/2024) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Menurut laporan Romano, transfer Gallagher akan berstatus permanen dan bukan pinjaman.

Saat ini, kedua tim sedang mendiskusikan biaya transfer sang gelandang. Biaya transfer diperkirakan sekitar €35-40 juta.

Kini, kedua pihak tengah membahas detail transfer tersebut. Kepindahan Gallagher semakin dekat.

Sudah Ada Pengganti

Kiernan Dewsbury-Hall resmi bergabung dengan Chelsea (c) Chelsea FC
Kiernan Dewsbury-Hall resmi bergabung dengan Chelsea (c) Chelsea FC

Chelsea siap menjual Gallagher karena sudah punya penggantinya.

Mereka telah mendatangkan kembali Kiernan Dewsbury-Hall yang seharusnya menjadi starter di lini tengah The Blues musim depan.