Ini Motif Resbob Hina Suku Sunda saat Live Streaming

Ini Motif Resbob Hina Suku Sunda saat Live Streaming

Resbob resmi jadi tersangka (Foto: Okezone)

Terungkap motif sebenarnya tersangka Mochamad Adimas Firdaus Putra Nasihan alias Resbob nekat melontarkan ujaran kebencian dan hinaan terhadap Suku Sunda. Resbob berharap mendapatkan banjir saweran dari warganet yang menonton video siaran langsungnya di media sosial.

Motif tersebut terungkap setelah penyidik Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat memeriksa Resbob secara intensif.

“Motif pelaku melakukan penghinaan terhadap salah satu suku adalah demi mendapatkan uang saweran dari para penonton secara digital saat melakukan live streaming di media sosial YouTube,” kata Dirressiber Polda Jabar, Kombes Pol Resza Ramadianshah di Mapolda Jabar, Rabu (17/12/2025).

Kombes Resza menjelaskan, Resbob merupakan konten kreator video streamer yang kerap melakukan siaran langsung di media sosial.

“Dari tayangan tersebut, tersangka mendulang saweran berupa sejumlah uang dari warganet yang menonton. Hal ini yang menjadi motivasinya melakukan ujaran kebencian,” ujarnya.

Soal Gelondongan Kayu di Bencana Sumatera, Kapolri: Satu Korporasi Naik Penyidikan

Soal Gelondongan Kayu di Bencana Sumatera, Kapolri: Satu Korporasi Naik Penyidikan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Biro Setpres)

 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan ada satu korporasi yang diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana pembalakan liar di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Hal tersebut dilakukan setelah penyidik meyakini adanya dugaan tindak pidana illegal logging.

Isu pembalakan liar mencuat seiring munculnya gelondongan kayu yang viral di media sosial saat terjadinya bencana alam di Sumatera.

“Dari hasil pendalaman di lapangan terkait dengan tindak lanjut sesuai arahan Presiden untuk pendalaman terkait pembalakan, saat ini kita sudah menaikkan ke tahap penyidikan satu korporasi dan kita sedang mendalami proses yang lain,” kata Sigit di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Sigit menyebut, ke depannya bakal ada dua lagi korporasi yang dinaikkan ke proses penyidikan terkait kasus hukum pembalakan liar. Namun, belum disampaikan nama perusahaan tersebut.

“Kemungkinan ada dua lagi yang akan kita naikkan nanti. Secara bertahap kita akan terus bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan. Namun yang jelas, pemeriksaan-pemeriksaan di lapangan saat ini terus berlanjut. Nanti kalau sudah naik sidik, baru kita umumkan,” ujar Sigit.

Sigit menegaskan telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan pembalakan liar, sebagaimana instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Saya kira tadi sudah jelas dan tegas bahwa terkait perusahaan-perusahaan yang diberikan konsesi namun di dalam prosesnya melanggar aturan atau tidak ada konsesi sama sekali dan melanggar aturan, ya kita lakukan penindakan hukum. Saya kira perintahnya sudah jelas dan tegas dari Pak Presiden dan akan kita laksanakan,” ujar Sigit.

Momen Haru Prabowo Peluk Ibu-ibu hingga Lap Anak Sakit di Posko Pengungsi Korban Banjir

Momen Haru Prabowo Peluk Ibu-ibu hingga Lap Anak Sakit di Posko Pengungsi Korban Banjir

Momen Haru Prabowo Peluk Ibu-ibu hingga Lap Anak Sakit

Presiden Prabowo Subianto menyambangi posko pengungsian warga terdampak bencana di Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Sabtu (13/12/2025). Diketahui, bencana Sumatera mengakibatkan ratusan orang jadi korban.

Kedatangan Prabowo disambut antusias dan penuh haru oleh para pengungsi. Setibanya di posko pengungsian, Presiden Prabowo langsung meninjau dapur umum yang berada di bawah tenda.

Di lokasi tersebut, sejumlah petugas bersama ibu-ibu pengungsi terlihat tengah memasak dan membungkus makanan untuk didistribusikan.

Prabowo juga berdialog singkat dengan para petugas dapur umum, menanyakan proses memasak dan kesiapan makanan bagi para pengungsi. Usai dari dapur umum, Presiden Prabowo kemudian berjalan menuju area posko pengungsian untuk menyapa warga.

 Sementara itu, teriakan antusias warga memanggil nama Presiden Prabowo terdengar dari berbagai sudut posko. Para pengungsi saling berebut mendekat untuk bersalaman, sementara sebagian lainnya mengabadikan momen kedatangan Presiden menggunakan telepon seluler.

Prabowo bahkan tampak sabar terlihat menyalami satu per satu pengungsi. Presiden juga beberapa kali memeluk anak-anak hingga bayi yang ditemuinya. Momen haru terlihat saat Presiden Prabowo memeluk ibu-ibu pengungsi yang menangis, sembari memberikan semangat dan penguatan.

Kadobet Daftar

Kronologi Debt Collector Tewas Mengenaskan Dikeroyok di Kalibata

Kronologi Debt Collector Tewas Mengenaskan Dikeroyok di Kalibata

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur membeberkan kronologi tewasnya seorang mata elang atau debt collector diduga berujung aksi perusakan dan pembakaran warung serta kendaraan di kawasan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

“Insiden ini awal mulanya ada seorang pengendara motor saat melintas diberhentikan oleh DC, tiba-tiba ada pengguna mobil di belakangnya membantu pengendara motor. Dengan sporadis pengguna mobil itu langsung memukul DC ini,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Menurutnya, pengemudi mobil itu ada sekitar 4–5 orang yang melakukan pengeroyokan terhadap dua orang debt collector. Pengemudi mobil itu melaju di arah yang sama dengan pengemudi motor yang diberhentikan debt collector.

“Sampai dengan saat ini kami belum bisa memastikan (identitas para pengemudi mobil), masih proses penyelidikan,” tuturnya.

Ia menerangkan, pasca peristiwa itu terjadi, datanglah puluhan massa ke lokasi kejadian melakukan perusakan dan pembakaran. Polisi belum bisa memastikan dari mana kelompok massa tersebut berasal.

Puslabfor: 22 Korban Tewas Kebakaran Terra Drone Ditemukan dalam Kondisi Utuh

Puslabfor: 22 Korban Tewas Kebakaran Terra Drone Ditemukan dalam Kondisi Utuh

Plt. Kabid Fiskomfor Puslabfor Polri Kombes Romylus Tamtelahitu

Polisi menyatakan seluruh korban kebakaran Gedung Terra Drone ditemukan dalam kondisi utuh. Dalam insiden tersebut, terdapat 22 orang korban meninggal dunia.

Untuk korban sejumlah 22 ditemukan dalam keadaan utuh dan masih dapat diidentifikasi,” kata Plt. Kabid Fiskomfor Puslabfor Polri, Kombes Romylus Tamtelahitu, saat ditemui di lokasi, Selasa (9/12/2025).

Dengan kondisi tersebut, proses identifikasi dapat dilakukan tanpa pemeriksaan DNA.

“Untuk kegiatan pemeriksaan secara forensik oleh Tim Kimbiofor yang seyogianya melakukan pemeriksaan terhadap korban dan juga pemeriksaan DNA, tidak perlu dilakukan karena kondisi korban dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali,” ujarnya.

Banjir Sumatera, Mantan Hakim MK Usul Satgas PKH Kejagung Tindak Tegas Perusak Hutan

Banjir Sumatera, Mantan Hakim MK Usul Satgas PKH Kejagung Tindak Tegas Perusak Hutan

Banjir di Sumatera

Mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Maruarar Siahaan, menyarankan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), untuk menindak tegas pembalakan hutan. Pasalnya, kerusakan hutan saat ini semakin parah.

Diketahui, bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mengakibatkan 914 orang meninggal dan 389 warga hilang. Selain itu, jutaan warga juga ikut terdampak.

“Perlu tindakan yang tegas. Kita meminta Presiden Prabowo untuk memerintahkan Karena Satgas PKH untuk melakukan observasi dan menindak di lapangan. Bayangkan bencana itu (banjir dan longsor Sumatera) sudah sangat memprihatinkan,” kata Maruarar, Minggu (7/12/2025).

Dikatakan, jika penebangan hutan dilakukan tanpa izin atau menyalahi ketentuan yang ada maka seharusnya pelaku, baik individu maupun perusahaan bisa diproses hukum. “Mereka bisa ditangkap dan dibawa ke pengadilan,” kata dia.

Maruarar juga menyoroti viral gelondongan kayu yang terpotong dengan rapi pada saat banjir Sumatera.

Dia menduga,  kayu-kayu tersebut dipotong dengan gergaji mesin. Bukan karena roboh karena longsor atau banjir.  “Ini menunjukan di hulu ada pembalakan hutan tanpa kontrol,” ujar Maruarar.

Menurutnya, pengawasan terhadap pemanfaatan maupun menjaga hutan hutan dari pembalakan liar, sangat diperlukan. Bahkan sudah perlu pada tahapan pengawasan kategori exstraordinary (luar biasa).

Jp500 Login

Update Bencana Sumatera: 31 Jenazah Ditemukan di Aceh, Sumut dan Sumbar Hari Ini

Update Bencana Sumatera: 31 Jenazah Ditemukan di Aceh, Sumut dan Sumbar Hari Ini

Jenazah Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Tim SAR menemukan 31 jenazah bencana banjir dan longsor Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada Jumat (5/12/2025). Namun untuk identitas korban belum diketahui.

“Alhamdulillah hari ini menemukan 31 jenazah. Tentunya saja kita harus ucapkan simpati Innalilahi Wa Innailahi Rajiun,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Adapun rinciannya, penemuan jenazah di Sumut terdapat satu orang. Provinsi Aceh ada 20 jasad yang diketemukan. Dan, Sumbar terdapat 10 jenazah.

Di sisi lain, BNPB melaporkan korban meninggal dunia bencana di Sumatera mencapai 867 orang. Sedangkan, 521 jiwa lainnya masih hilang dan terus dilakukan pencarian.  

867 korban meninggal dunia dan masih 521 yang hilang,” ujar Abdul Muhari.

Abdul kembali merincikan, untuk Sumatera Utara total korban meninggal dunia yakni, 312 orang. Dan 133 masih dilakukan pencarian.

Gaduh Bantuan Korban Bencana Sumatera Dilempar dari Helikopter, Panglima TNI Buka Suara!

Gaduh Bantuan Korban Bencana Sumatera Dilempar dari Helikopter, Panglima TNI Buka Suara!

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto buka suara terkait insiden pemberian bantuan terhadap korban bencana di Sumatera dengan cara dilempar dari helikopter. Menurutnya, pengiriman bantuan ke wilayah terisolasi akibat banjir dan longsor di Sumatera memang dilakukan dengan berbagai metode udara, termasuk helibox dan payung udara.

“Pada saat kemarin heli mau mendarat, di situ ada kabel, sehingga diputuskan oleh pilot barang itu tetap di-drop walaupun mungkin ada beberapa beras yang tercecer. Tapi daripada dibawa lagi ke pangkalan udara, lebih baik di-drop dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” kata Agus saat jumpa pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (3/12/2025).

Agus menjelaskan, TNI mengerahkan pesawat CN dan Hercules untuk menjangkau daerah yang sama sekali tidak dapat ditembus jalur darat.
Namun, ia mengakui ada logistik yang sempat tercecer dan sebagian rusak di lapangan karena faktor keselamatan.

“Untuk wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh darat, TNI sudah melaksanakan pengiriman lewat udara menggunakan sistem helibox. Jadi barang dijatuhkan dari pesawat dalam bentuk boks-boks yang pakai baling, sehingga saat sampai tanah tidak hancur,” ujarnya.

“Itu juga di-drop lewat Hercules. Kemarin sudah dilaksanakan di Aceh Tamiang. Hari ini kita laksanakan sistem carrier delivery system menggunakan pesawat CN dan Hercules,” tutur Agus.

Bencana Sumatera, Prabowo: Kita Tak Akan Biarkan Saudara Memikul Beban Sendiri

Bencana Sumatera, Prabowo: Kita Tak Akan Biarkan Saudara Memikul Beban Sendiri

Presiden Prabowo Subianto tinjau korban banjir di Padang Pariaman (Foto: Dok)

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan masyarakat terdampak bencana tidak akan pernah ditinggalkan sendirian oleh pemerintah. Pesan itu ia sampaikan langsung di hadapan warga saat meninjau lokasi bencana di Padang Pariaman, Senin (1/12/2025).

“Kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban,” ujar Prabowo, diikuti tepuk tangan warga.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyampaikan kabar baik bahwa cuaca telah membaik dan bantuan sudah banyak yang sampai ke wilayah terdampak. Ia juga melaporkan perkembangan pemulihan infrastruktur dasar di sejumlah daerah.

“Alhamdulillah cuaca membaik, alhamdulillah juga bantuan sudah banyak yang sampai. Saya dapat laporan listrik di Sumatera Utara sudah hampir 100%. Air sedang dibenahi, jembatan-jembatan sedang kita bentuk semua. Insyallah kita akan perbaiki semuanya, rumah-rumah yang rusak akan kita bantu,” kata Prabowo.

“Alhamdulillah!” sahut warga setempat.

Prabowo menjelaskan sebagian kabupaten masih sulit dijangkau lewat jalur darat, namun pemerintah memastikan distribusi bantuan tetap berjalan melalui udara. 
“Beberapa kabupaten belum bisa tembus dari darat, tapi sudah bisa kita datangi dari udara, dari helicopter, pesawat. Di Aceh pun demikian,” ujarnya.

Kepada keluarga korban, Prabowo menyampaikan doa dan rasa duka. “Saya turut berduka cita dengan keluarga yang kehilangan. Saya berdoa bapak-bapak ibu-ibu tegar,” katanya.

11 Helikopter Dikerahkan ke Lokasi Bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut

11 Helikopter Dikerahkan ke Lokasi Bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut

11 Helikopter Dikerahkan ke Lokasi Bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melaporkan pemerintah mengerahkan 11 helikopter milik TNI dan Basarnas untuk mempercepat distribusi bantuan serta penanganan darurat di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).

Menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut telah menyebabkan sebanyak 174 jiwa meninggal dunia, 79 hilang, dan 12 luka-luka. Sementara itu, ribuan orang harus mengungsi akibat bencana ini.

Hal ini disampaikan Seskab Teddy melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, pada Sabtu (29/11/2025).

“Sampai dengan hari ini, Pemerintah telah mengirimkan total 11 helikopter TNI & Basarnas dari Jakarta ke lokasi daerah terdampak bencana. Sembilan helikopter sudah berada di lokasi sejak tanggal 26 November 2025, dan dua helikopter tambahan telah terbang ke Aceh dari Jakarta pagi ini,” ungkap Seskab Teddy.

Seskab Teddy mengatakan helikopter yang telah dikirimkan digunakan untuk mendistribusikan logistik secara berkala ke kawasan terdalam dan wilayah yang terisolasi akibat jalur darat yang terputus. Operasi udara ini dinilai krusial mengingat banyaknya titik yang sulit dijangkau kendaraan darat.

“Helikopter-helikopter ini terbang di lokasi sekitar bencana untuk terus-menerus mendistribusikan logistik, terutama di daerah terdalam serta di daerah yang jalur daratnya terputus, serta terus memperhatikan pertimbangan utama dalam upaya penanganan bencana ini,” ujarnya.