China-AS Memanas, Trump dan Xi Jinping Dijadwalkan Bertemu di KTT APEC Korsel

China-AS Memanas, Trump dan Xi Jinping Dijadwalkan Bertemu di KTT APEC Korsel

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: X)

 Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan pada 30 Oktober, di sela-sela KTT Asia, demikian dikonfirmasi Gedung Putih. Pertemuan ini telah direncanakan selama berminggu-minggu, namun ketegangan terbaru antara AS dan China menimbulkan keraguan atas kelangsungannya.

Ini akan menjadi pertemuan tatap muka pertama bagi kedua pemimpin sejak Trump kembali menjabat.

Trump telah mengancam akan mengenakan tarif tambahan 100% terhadap barang-barang China mulai November jika China tidak mencabut pembatasan ketat terhadap ekspor tanah jarangnya.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi pertemuan tersebut dalam pengarahan pada Kamis (23/10/2025).

Pertemuan bilateral tersebut akan berlangsung di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC), yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 1 November tahun ini di kota Gyeongju, Korea Selatan, bagian timur.

“Kami memiliki jadwal pertemuan yang cukup panjang,” kata Trump sebelumnya, sebagaimana dilansir BBC. “Kita dapat mengatasi banyak keraguan dan pertanyaan serta aset kita yang luar biasa bersama-sama.”

BI Minta Perbankan Percepat Transmisi Pelonggaran Suku Bunga

BI Minta Perbankan Percepat Transmisi Pelonggaran Suku Bunga

Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) menilai penurunan suku bunga di perbankan masih berjalan lambat, meskipun bank sentral telah melakukan pelonggaran kebijakan moneter secara agresif dan Pemerintah telah menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di bank. BI meminta perbankan untuk mempercepat transmisi pelonggaran suku bunga.

“Seiring dengan penurunan BI-Rate sebesar 150 bps sejak September 2024 dan ekspansi likuiditas moneter Bank Indonesia, suku bunga INDONIA turun sebesar 204 bps dari 6,03 persen pada awal 2025 menjadi 3,99 persen pada 21 Oktober 2025,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Selain itu, instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tenor 6, 9, dan 12 bulan juga menurun drastis, dengan rata-rata penurunan di atas 250 bps.

Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 2 tahun turun 218 bps menjadi 4,78 persen, sementara tenor 10 tahun turun 132 bps menjadi 5,94 persen.

Namun, kondisi ini kontras dengan suku bunga perbankan. BI menyoroti bahwa suku bunga deposito 1 bulan baru turun sebesar 29 bps, dari 4,81 persen pada awal 2025 menjadi 4,52 persen pada September 2025.

Menurut BI, penurunan deposito yang lambat ini dipengaruhi oleh pemberian special rate yang tinggi kepada deposan besar, di mana kelompok deposan ini menguasai hingga 26 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) bank.

Setahun Pemerintahan Prabowo, Akademisi Sebut Upaya Berantas Kemiskinan di Papua Terukur

Setahun Pemerintahan Prabowo, Akademisi Sebut Upaya Berantas Kemiskinan di Papua Terukur

Presiden Prabowo Subianto

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap satu tahun. Rentetan kinerjanya menuai sorotan, termasuk soal pengentasan kemiskinan di Papua.

Menurut Akademisi Universitas Papua (UNIPA) Manokwari, Danni E. Waimbo, dalam satu tahun arah kebijakan Prabowo-Gibran jelas dan terukur. Salah satunya mengenai upaya pengentasan kemiskinan di Bumi Cenderawasih.

Ia melihat berbagai program pro-rakyat menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat dan bisa dibilang menjawab ekspektasi publik. Arah pembangunan bukan hanya di tingkat pusat.

“Dalam satu tahun ini kita melihat kerja nyata pemerintah, terutama dalam penurunan angka pengangguran, penciptaan lapangan kerja padat karya, serta stabilitas harga bahan pokok. Di Papua sendiri, program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Gratis sangat berdampak bagi masyarakat di daerah pedalaman,” ujarnya, dikutip Senin (20/10/2025).

Reformasi birokrasi yang dilakukan, menurutnya, mencerminkan ketegasan Prabowo dalam menciptakan pemerintahan yang bersih. Belum lagi, Prabowo tak main-main dalam melakukan perombakan kabinet untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif.

OJK Minta Fintech hingga Bank Berantas Rentenir, Ini Alasannya

OJK Minta Fintech hingga Bank Berantas Rentenir, Ini Alasannya

OJK Minta Fintech dan Bank Berantas Rentenir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta para Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) untuk terlibat memberantas rentenir yang kerap menyulitkan masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menyatakan rentenir sudah ada sejak zaman dulu dan skema pinjamannya cenderung mencekik leher masyarakat.

“Makanya kita menantang PUJK, PUJK untuk bisa memberikan akses kepada masyarakat untuk mengakses pembiayaan, kredit, dan sebagainya dengan cara yang cepat, mudah dan dengan tingkat pengembalian yang reasonable,” ujar Kiki sapaan akrabnya dalam pembukaan Puncak Bulan Inklusi Keuangan, Sabtu (18/10/2025).

Akan tetapi, ia mengakui jika para PUJK memiliki aturan tersendiri seperti proses Know Your Customer (KYC) sebelum memberikan akses pinjaman.

Hal itu biasanya meliputi sejumlah ketentuan yang membuat PUJK agak lebih lama dalam mencairkan pinjaman atau kredit ke masyarakat. 

Hal itu yang kemudian membuat OJK ingin PUJK sederhanakan sehingga masyarakat bisa lebih mudah dan lebih cepat mendapatkan kredit.

Terungkap! Suami yang Bakar Istri di Otista Jaktim Ternyata Buronan Polisi

Terungkap! Suami yang Bakar Istri di Otista Jaktim Ternyata Buronan Polisi

Suami Bakar Istri

Fakta mencengangkan terungkap di balik tragedi seorang wanita berinisial CUA (24) yang nyaris tewas, setelah dibakar hidup-hidup oleh suaminya sendiri, Yance, di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pelaku ternyata sudah berstatus buronan polisi sejak tahun lalu. Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Sri Yatmini, mengungkapkan bahwa Yance bukan orang baru di radar kepolisian.

“Ini DPO Yance yang bakar istrinya. Sementara istrinya yang dibakar, dulu kami juga sempat cari karena dia menyembunyikan suaminya,” kata Sri kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).

Menurut Sri, Yance telah masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2024 atas kasus perusakan gerobak bubur ayam. Ironisnya, korban CUA justru sempat menyembunyikan dan melindungi Yance agar tidak tertangkap polisi.

“Korban dulu yang ngumpetin. Waktu itu dia lindungi suaminya yang DPO. Sekarang malah dia yang dibakar,” ujarnya.

Dokter Tifa Bakal Tulis Buku Jokowi’s Dark Life, Berisi Jejak Masa Lalu Jokowi

Dokter Tifa Bakal Tulis Buku Jokowi's Dark Life, Berisi Jejak Masa Lalu Jokowi

Dokter Tifa bakal tulis Buku Jokowi’s Dark Life

 Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa menyebut tengah melakukan penelitian tentang masa lalu Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Nantinya, penelitian itu akan dikemas dalam buku berjudul Jokowi’s Dark Life.

“Kami saat ini sedang melakukan penelitian paralel. Penelitian pertama adalah tentang jejak masa lalu Joko Widodo. Nanti, insya Allah akan segera kami bukukan. Nama bukunya adalah Jokowi’s Dark Life,” kata Tifa dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa (14/10/2025).

Tifa menjelaskan, isi dari buku ini tak terlepas juga membahas silsilah keturunan dari Jokowi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan sejarah, kultur, dan budaya.

“(Berkaitan) dengan silsilah tentu saja, jadi kami melakukan berbagai pendekatan metodologi, salah satunya adalah metodologi sejarah, kultur, dan budaya,” ujar Tifa.

Tifa juga mengungkap hal ini tak terlepas dari kunjungan dirinya bersama Roy Suryo ke makam orangtua Jokowi, yaitu Widjiatno Notomihardjo dan Sujiatmi, di Karanganyar, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Night at Ragunan Zoo Sedot 3.713 Pengunjung saat Uji Coba, Pengelola Evaluasi Penerangan

Night at Ragunan Zoo Sedot 3.713 Pengunjung saat Uji Coba, Pengelola Evaluasi Penerangan

Night at Ragunan Zoo

Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UP TMR) mengungkap tingginya animo masyarakat dalam uji coba program “Night at the Ragunan Zoo” pada Sabtu (11/10) malam yang berhasil menarik 3.713 pengunjung. Namun, mayoritas pengunjung pada uji coba malam hari tersebut justru melakukan aktivitas piknik.

“Pengunjung perdana ‘Night at the Ragunan Zoo’ tadi malam mencapai 3.713 orang. Kalau dipersentase, 60 persen pengunjung piknik, 25 persen berolahraga, dan 15 persen melihat satwa nokturnal,” kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, Minggu (12/10/2025).

Wahyudi mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penerangan, dengan tetap mengedepankan kesejahteraan satwa.

Kebakaran di Tambora Diduga Akibat Pengelasan, 5 Rumah Ludes Dilahap Api

Kebakaran di Tambora Diduga Akibat Pengelasan, 5 Rumah Ludes Dilahap Api

Kebakaran di Tambora, Jakarta Barat

Kebakaran melahap lima rumah di permukiman padat Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Jumat (10/10/2025). Kebakaran diduga akibat percikan pengelasan.

“Dugaan penyebab percikan api las. Objek terdampak 5 rumah tinggal, 10 KK atau 30 jiwa,” ujar Kapusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta, M. Yohan.

Yohan belum bisa memastikan ada atau tidaknya korban dalam musibah kebakaran itu. Namun, 30 jiwa yang kehilangan tempat tinggal harus mengungsi sementara waktu.

“Korban dalam pendataan. Pengungsi 30 jiwa. Kerugian ditaksir Rp2.000.000.000,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara menyebut kebakaran hebat yang melanda rumah tinggal di permukiman padat penduduk di Jalan Pangeran Tubagus Angke No. 12, RT 5/RW 10, Angke, Tambora, Jakarta Barat telah padam pukul 13.10 WIB setelah kurang lebih tiga jam berkobar.

Waspada Perang Dagang Berlanjut, Bagaimana Nasib Ekonomi?

Waspada Perang Dagang Berlanjut, Bagaimana Nasib Ekonomi?

Waspada Perang Dagang Berlanjut, Bagaimana Nasib Ekonomi?

 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai prospek pertumbuhan ekonomi global menunjukkan perbaikan seiring revisi ke atas yang dilakukan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Namun, OJK mewaspadai potensi berlanjutnya ketegangan perdagangan dan dinamika geopolitik di berbagai kawasan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan, revisi proyeksi OECD mencerminkan ketahanan sejumlah negara utama di tengah ketidakpastian global.

Meski demikian, potensi gejolak akibat perang dagang dan tensi politik global dinilai masih dapat muncul sewaktu-waktu.

“OECD melakukan revisi pertumbuhan ekonomi global yang lebih kuat dari perkiraan sebelumnya di awal tahun. Tensi turun, namun perang dagang dan geopolitik bisa bergejolak kembali,” ujar Mahendra dalam Konferensi Pers RDK Bulanan OJK, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Mahendra menyoroti kinerja ekonomi Amerika Serikat masih relatif kuat dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang tinggi, meski di sisi lain pasar tenaga kerja mulai melemah dan inflasi belum kembali ke target bank sentral.

Di saat yang sama, Federal Reserve telah memulai siklus penurunan suku bunga acuannya atau Fed Funds Rate (FFR) pada September 2025 sebesar 25 basis poin.

Kondisi stagnasi terlihat di kawasan Eropa, terutama di negara besar seperti Prancis yang mengalami tekanan terhadap pertumbuhan.

PGN Terus Turunkan Emisi Karbon, Angkanya Capai 24.861 Ton CO2e

PGN Terus Turunkan Emisi Karbon, Angkanya Capai 24.861 Ton CO2e

Realisasi penurunan emisi PGN menunjukkan tren peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. (Foto: dok PGN)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina semakin membuktikan wujud komitmennya terhadap pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Realisasi penurunan emisi PGN menunjukkan tren peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Pada 2023, PGN berhasil menurunkan emisi sebesar 598,39 ton CO2e, kemudian meningkat menjadi 29.722 ton CO2e di 2024. Hingga Agustus 2025, angka penurunan emisi telah mencapai 24.861 ton CO2e, atau melampaui target komitmen perusahaan hingga 19,7 persen, dan diproyeksikan terus bertambah hingga akhir tahun.

Capaian ini menegaskan keseriusan PGN dalam upaya dekarbonisasi, sekaligus memperkuat perannya sebagai penyedia energi transisi. Tren positif tersebut juga mencerminkan efektivitas strategi dekarbonisasi yang dijalankan PGN, termasuk efisiensi operasional, optimalisasi pemanfaatan gas bumi, serta pengembangan inisiatif energi bersih.

“Realisasi penurunan emisi PGN yang melampaui target menunjukkan bahwa langkah strategis perusahaan terbukti memberikan dampak langsung terhadap pencapaian dekarbonisasi Pertamina Group,” ucap Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra, Selasa (7/10/2025).

Komoditas utama PGN, yakni gas bumi, memegang peran penting dalam penurunan emisi ini. Gas bumi dikenal sebagai energi yang karakteristiknya lebih bersih dibandingkan energi fosil lainnya. Sebagai energi transisi menuju masa depan yang lebih hijau, optimalisasi pemanfaatan gas bumi dilakukan melalui program jaringan gas rumah tangga (jargas), perluasan bahan bakar gas (BBG) dan infrastruktur beyond pipeline, serta pengembangan biomethane dari organic waste.